Bagaimana denganmu?
Bohong kalau aku tidak menaruh perasaan.
Bahkan mungkin pun kamu juga.
Yah, walau sedikit.
Menjadi,
'kita', istilah orang-orang.
Mustahil ada kisah yang tak punya bekas.
Dua minggu tuan bersama aku,
dekat mendekat dan terus mengusahakan sempat.
Menyelipkan sinyal tapi mengisyaratkan ragu jua.
Sadar, 'kita' ada di tengah antara iya-tidak.
Kamu yang masih ingin menikmati lajang.
Dan aku yang masih sulit mengiyakan orang.
Kita sama-sama ingin, walaupun hanya sebatas mungkin.
Biarkan berjalan saja,
menikmati selagi ada,
dan tanpa tahu hati ini berakhir ke siapa.
Selamat jalan untuk kamu yang sedang pulang ke Jakarta!
Ponorogo, 10 Januari 2020
Komentar
Posting Komentar